Pengaruh Edukasi Dan Stimulasi Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Balita Usia 2–3 Tahun Di Posyandu Dewi Ratih Desa Wonodadi Kecamatan Gading Rejo Tahun 2025

Authors

  • Terresia Novita Dewi Universitas Aisyah Pringsewu
  • Deta Juliani Universitas Aisyah Pringsewu
  • Hikmah Ifayanti Universitas Aisyah Pringsewu
  • Yetty Dwi Fara Universitas Aisyah Pringsewu
  • Yunita Anggriani Universitas Aisyah Pringsewu

DOI:

https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.452

Keywords:

edukasi, stimulasi, motorik halus, balita, usia 2–3 tahun

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak yang perlu distimulasi sejak dini. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam memberikan stimulasi yang tepat dapat menyebabkan perkembangan motorik halus anak tidak optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi dan pelatihan stimulasi terhadap perkembangan motorik halus balita usia 2–3 tahun di Posyandu Dewi Ratih Desa Wonodadi Kecamatan Gading Rejo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi experiment pretest-posttest with control group design. Populasi sekaligus sampel berjumlah 30 ibu yang memiliki balita usia 2–3 tahun dan dipilih dengan total sampling, terdiri atas 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi perkembangan motorik halus. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney U. Rata-rata skor kelompok intervensi meningkat dari 52,67 menjadi 90,00, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 42,00 menjadi 59,33. Uji Wilcoxon menghasilkan p=0,001 pada kedua kelompok dan uji Mann-Whitney U menghasilkan p=0,001 dengan mean rank kelompok intervensi 20,60 dan kelompok kontrol 10,40. Dengan demikian, edukasi dan pelatihan stimulasi memberikan pengaruh yang bermakna terhadap peningkatan perkembangan motorik halus balita usia 2–3 tahun. Intervensi edukasi yang disertai praktik stimulasi perlu dilakukan secara teratur melalui kegiatan posyandu dan pendampingan orang tua.

References

A’yun, R. Q., Rahmahdiani, N., & Am, A. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Keterampilan Sosial Anak. Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini.

Budhyanti, W., & Lisnaini. (2022). Panduan Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia 0–11 Tahun. UKI Press.

Damanik, H. D. L., & Erman, I. (2021). Penilaian Perkembangan Anak Usia Dini Model Denver Developmental Screening Test (DDST) II.

Kementerian Kesehatan RI. (2019). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar.

Kurniawati, I., et al. (2024). Pelatihan Pembuatan Mainan Edukasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu dalam Stimulasi Perkembangan Balita. International Journal of Community Service Learning, 8(2), 158–166.

Lubis, M., et al. (2023). Permainan Edukasi untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus pada Anak Usia Dini. INCOME, 2(4), 344–453.

Maharani, A., Karomatunnisa, N. A., & Jamilah, N. A. (2024). Pentingnya Stimulasi Perkembangan Motorik Halus Bagi Anak Usia Dini. Feelings: Journal of Counseling and Psychology, 1(2), 83–99.

Permatasari, I., Nurhayati, S., & DIII Keperawatan Akper Dharma Wacana Metro. (2024). Penerapan Pendidikan Kesehatan Orang Tua Tentang Stimulasi Tumbuh Kembang Terhadap Perkembangan Anak Toddler. Jurnal Cendikia Muda, 4(3), 399–406.

Priyani, H. L., Gantini, D., & Khairiyah, I. I. (2019). The Relationship Between the Implementation of Stimulations By Parents and the Development of Toddler Aged 24–36 Months. Midwifery and Nursing Research, 1(2), 109.

Risdayah, E., et al. (2024). Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 2–3 Tahun Melalui Bermain Sambil Belajar di Posyandu. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 5(1), 1–12.

Soetjiningsih & Ranuh. (2018). Tumbuh Kembang Anak.

Utami, N., & Wintarsih, W. (2024). Hubungan Peran Orang Tua Terhadap Perkembangan Motorik Pada Anak Usia 1–2 Tahun. Malahayati Nursing Journal, 6(6), 2303–2311.

Wilson, P. H., et al. (2020). Motor skill interventions to improve fine motor development in children aged birth to 6 years: A systematic review and meta-analysis. Developmental Medicine & Child Neurology, 62(7).

Wulandari, R. P., et al. (2024). Edukasi Stimulasi Perkembangan Sebagai Upaya Pencegahan Keterlambatan Perkembangan Motorik Pada Balita.

Downloads

Published

2026-09-09

How to Cite

Dewi, T. N., Juliani, D., Ifayanti, H., Fara, Y. D., & Anggriani, Y. (2026). Pengaruh Edukasi Dan Stimulasi Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Balita Usia 2–3 Tahun Di Posyandu Dewi Ratih Desa Wonodadi Kecamatan Gading Rejo Tahun 2025. Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge, 3(4), 862–875. https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.452

Issue

Section

Articles