Kerangka Evaluasi Integrasi Adaptive Reuse dan Ekonomi Hijau pada Bangunan Cagar Budaya dalam Kawasan Cagar Budaya

Authors

  • Mutiara Universitas Madani
  • Utomo Universitas Madani
  • Adhiputhera Universitas Madani

DOI:

https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.460

Keywords:

adaptive reuse, bangunan cagar budaya, ekonomi hijau, indikator keberlanjutan, kawasan cagar budaya

Abstract

Bangunan cagar budaya memiliki nilai sejarah, arsitektur, budaya, identitas, dan memori kolektif, tetapi perubahan fungsi, tekanan pembangunan, dan gentrifikasi dapat mengancam keberlanjutannya apabila pelestarian hanya berorientasi fisik. Adaptive reuse menawarkan pemanfaatan kembali bangunan bersejarah melalui penyesuaian fungsi dengan tetap mempertahankan nilai warisan budaya. Namun, indikator keberhasilannya masih tersebar dalam berbagai perspektif, sehingga diperlukan kerangka yang lebih terintegrasi. Penelitian ini bertujuan merumuskan indikator adaptive reuse berbasis ekonomi hijau untuk mengevaluasi keberlanjutan bangunan cagar budaya dalam konteks kawasan cagar budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur naratif dan sintesis konseptual. Literatur terkait adaptive reuse, heritage, keberlanjutan, ekonomi hijau dan sirkular, serta aspek sosial, ekonomi, lingkungan, partisipasi, dan tata kelola diidentifikasi, dibandingkan, dan disintesiskan melalui proses adopsi, sintesis, modifikasi, dan kontekstualisasi. Hasil penelitian menghasilkan 20 indikator yang mencakup aspek heritage dan keaslian, fungsi dan adaptabilitas, lingkungan dan sumber daya, sirkularitas, ekonomi lokal, sosial budaya, partisipasi masyarakat, tata kelola, dan regenerasi kawasan. Kerangka ini mengintegrasikan pelestarian heritage dengan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan serta menjadi dasar evaluasi dan validasi empiris praktik adaptive reuse dalam mendukung keberlanjutan kawasan cagar budaya.

 

Author Biographies

Mutiara, Universitas Madani

Dosen program studi Arsitektur

Utomo, Universitas Madani

Dosen program studi Arsitektur

Adhiputhera, Universitas Madani

Dosen program studi arsitektur

References

Alauddin, K., Najwa, F., Nusa, M., Baharuddin, M. N., Sabrizaa, M., Rashid, A., & Ramli, R. R. (2022). The Application of Green Adaptive Reuse Of Historical Buildings In UNESCO Cities. Journal of the Malaysian Institute of Planners, 20(3), 184–195.

Ammar, Z., Irwan, M., Sapridawati, Y., Andriani, R., & Emri Yulis, Y. (2024). Ekonomi Hijau Sebagai Strategi Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia: Literatur Review Article History. Jurnal Ekonomi Al-Khitmah, 6(1).

Devina, C., Nediari, A., & Fajarwati, A. A. S. (2025). Adaptive Reuse of Heritage Building for Youth Center with Betawi Culture. Journal of Aesthetics, Creativity and Art Management, 4(1), 53–61. https://doi.org/10.59997/jacam.v4i1.3735

Fanaya, F. S., Septanti, D., & Novianto, D. (2025). Kajian Transformasi Ruang Bersejarah Melalui Konsep Adaptive Reuse di De Tjolomadoe Surakarta. Nalars, 24(1). https://doi.org/10.24853/nalars.24.1.63-78

Ginting, S. B. (2024). Ekonomi Hijauyang Berkeadilan, Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan. Jurnal Profile Hukum, 2(1), 118–128.

Girard, L. F., & Gravagnuolo, A. (2025). Adaptive Reuse of Cultural Heritage Circular Business, Financial and Governance Models (L. F. Girard & A. Gravagnuolo, Eds.). Springer.

Gravagnuolo, A., Girard, L. F., Ost, C., & Saleh, R. (2017). Circular Models for Systemic Adaptive Reuse of Cultural Heritage and Landscape. In BDC - Bollettino del Centro Calza Bini (Vol. 17, Number 2). www.bdc.unina.it

Maghfiroh, S. O., Alfina, Maharani, I. A. K., Cahyono, H., & Sari, L. R. (2026). Sintesis Konseptual Pengaruh Sosial dan Komunikasi Digital dalam Pembentukan Keputusan Wisata Digital. YUME : Journal of Management, 9(1), 1947–1956.

Malau, V. O. (2024). Perkembangan Ekonomi Hijau sebagai Upaya Mengatasi Perubahan Iklim. Circle Archive, 1(5).

Mutiara, M. B. F., & Nurkukuh, D. K. (2025). Merespon Gentrifikasi: Perancangan Homestay R09 dan Wisata Komunitas di Kawasan Between Two Gates. ABDIRA (Jurnal Pengabdian Masyarakat), 5(4).

Mutiara, M. B. F., Sholihah, A. B., & Santosa, R. B. (2025). Systematic Literature Review : Fenomena Gentrifikasi Pada Kawasan Cagar Budaya. Jurnal Arsitektur ALUR, 8(2).

Mutiara, M. B. F., Sholihah, A. B., & Santosa, Re. B. (2026). Kajian Proses dan Dampak Gentrifikasi di Kawasan Cagar Budaya Kotagede: Tinjauan Sosial-Spasial. Jurnal Arsitektur Nalars, 25(1), 58–70.

Savoie, É., Sapinski, J. P., & Laroche, A. M. (2025). Key factors for revitalising Heritage Buildings Through Adaptive Reuse. Buildings and Cities, 6(1), 103–120. https://doi.org/10.5334/bc.495

Takva, Y., Takva, Ç., & İlerisoy, Z. Y. (2023). Sustainable Adaptive Reuse Strategy Evaluation for Cultural Heritage Buildings. International Journal of Built Environment and Sustainability, 10(2), 25–37. https://doi.org/10.11113/ijbes

Vafaie, F., Remøy, H., & Gruis, V. (2023). Adaptive reuse of heritage buildings; a systematic literature review of success factors. Habitat International, 142. https://doi.org/10.1016/j.habitatint.2023.102926

Downloads

Published

2026-09-14

How to Cite

Mutiara, M. B. F., Utomo, D. C., & Adhiputhera, P. (2026). Kerangka Evaluasi Integrasi Adaptive Reuse dan Ekonomi Hijau pada Bangunan Cagar Budaya dalam Kawasan Cagar Budaya. Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge, 3(4), 1187–1201. https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.460

Issue

Section

Articles