Faktor-Faktor Perilaku Penggunaan Kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur di Kampung KB Desa Siantar Estate
DOI:
https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.504Keywords:
Penggunaan Kontrasepsi, Pasangan Usia Subur, Kampung KBAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya Unmet Need KB di Kabupaten Simalungun sebesar 58,58%, sementara cakupan KB aktif tahun 2025 hanya mencapai 55,62%. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor perilaku penggunaan kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Kampung KB Desa Siantar Estate, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara *purposive* dan terdiri atas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), kader KB, dan PUS pengguna KB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor predisposisi berkaitan dengan pengetahuan dan pendidikan, di mana informan berpendidikan lebih tinggi cenderung memiliki pemahaman kontrasepsi yang lebih baik. Faktor pemungkin menunjukkan bahwa jarak dan keterbatasan kendaraan masih menjadi kendala bagi sebagian PUS dalam mengakses pelayanan kesehatan. Faktor penguat menunjukkan bahwa dukungan suami berperan dalam konsistensi penggunaan kontrasepsi. Penguatan kerja sama lintas sektor diperlukan untuk mendukung keberlanjutan program Kampung KB.
References
Anwar, Afridayani dkk. 2025. Peran Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Dalam Upaya Peningkatan Cakupan KB di Kecamatan Siak. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol 9 Nomor 2. Hal 5553-5562.
Alifariki, La Ode. 2025. Metode Epidemiologi Sosial.Kendari: Perkumpulan Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Progres Ilmiah Kesehatan.
Apriliani dkk. 2025. Pengaruh Karakteristik Sosial Ekonomi dan Akses Pelayanan Kesehatan Terhadap Penggunaan Kontrasepsi pada Wanita Usia Subur di Sumatera Utara: Analisis SDKI 2017. JHR: Journal of Health and Religion. Vol 2 Nomor 2. Hal 64-78.
Bidang, M. K., & Kebudayaan, P. M. dan. (2023). Pedoman Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas.
BKKBN. (2022). Renstra Bkkbn 2020-2024. Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional , Cetak Pert(Mei).Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, J., Yang Mempengaruhi Pemilihan Jenis Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur, F., Dwi Yanty Pendidikan Dokter, R., & Kedokteran, F. (2019). Factors That Influence the Choice of Contraception in Fertile Age Women. Jiksh, 10(2), 121–124. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.127.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.
Hamni Nur, Murniati Muchtar, Elvia Metti. 2024. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pasangan Usia Subur dengan Pemakaian Alat Kontrasepsi di RT 01 RW 04 Kelurahan Dadok Tunggul Hitam. Caring: Jurnal Keperawatan. Volume 13 No 2. Hal 33-40.
Hardiani, Sri dkk. 2021. Hubungan Nilai Sosial Budaya dengan Penggunaan Kontrasepsi pada Wanita Kawin Usia Dini. Indonesian Journal of Midwifery (IJM). Vol 4 Nomor 1. Hal 57-61.
Harahap, P. S., Lestari, A. A., Hasibuan, I. D., Wulandari, N., & Hasibuan, Y. N. (2024). Perencanaan dan Penganggaran Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di UPT Puskesmas Tuntungan Kota Medan. Jurnal Promotif Preventif, 7(3), 416–426. https://doi.org/10.47650/jpp.v7i3.1263
Kementrian PPN/ BAPPENAS. (2022). penduduk berkualitas menuju Indonesia emas 2045
Kesehatan, K. (2021). Pedoman Pelayanan Kontrasepsi dan Keluarga Berencana.
Larisa Riski. dkk. 2018. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Akseptor KB aktif dalam program kampung KB (Studi Kasus di Kampung KB Kota Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal). Vol 6 No 5: Hal 760-768.
Maria Asti Andiawa dkk. 2025. Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pelayanan KB Pada Pasangan Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat. Vol 9 Nomor 1. Hal 1044-1051.
Pemerintah Republik Indonesia. 2025. Peraturan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI No.4 Tahun 2025. Jakarta: Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI.
Pemerintah Republik Indonesia. 2023. Peraturan Badan Kependudukan dan keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia No 20 Tahun 2023 Tentang Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas. Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia.
Pipit Muliyah, Dyah Aminatun, Sukma Septian Nasution, Tommy Hastomo, Setiana Sri Wahyuni Sitepu, T. (2020). Pengertian dan macam-macam kontrasepsi. Journal GEEJ, 7(2), 9–22.
Saputri, Nur. dkk. 2025. Pengaruh Penggunaan KB Suntik 3 bulan dan Non-Kontrasepsi terhadap Siklus Menstruasi Wanita Usia Subur. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi (JABJ). Vol 14 (1): Hal 28-34.
Setiasih, Sri. dkk. 2016. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKIP) pada Wanita Pasangan Usia Subur (PUS) di Kabupaten Kendal Tahun 2013. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia. Vol. 11 (2).
Sumiyati, S., Kurniawan, I., Hakim, A., Ermanto, C., & Ali, A. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Unmet Need (Analisis Berdasar Hasil Capaian Data Pemutakhiran Keluarga Tahun 2023). Action Research Literate, 8(7), 2105–2110. https://doi.org/10.46799/arl.v8i7.459.
Shintya, Lea Andy & Firginia Miranda Monde. 2021. Hubungan Pengetahuan pasangan Usia Subur Tentang Metode Kontrasepsi dengan Pemakaian Kontrasepsi. Nutrix Jurnal. Volume 5 No 2. Hal 48-56.
Universitas Syah Kuala. 2022. Modul Kesehatan Reproduksi “Kontrasepsi”. Aceh: Prodi Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran












