Peningkatan Kemampuan Membedakan Fakta dan Opini melalui Model Pembelajaran Cooperative Learning Berbantuan Media Flash Card di SD Islam Darul Huda Semarang
DOI:
https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.546Keywords:
active learning, media gambar, minat, hasil belajarAbstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam mengenali perbedaan antara fakta dan opini melalui penggunaan model pembelajaran Cooperative Learning berbantuan media Flash Card di kelas IV D SD Islam Darul Huda Semarang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengadaptasi model Kemmis dan McTaggart. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, yang pada setiap siklusnya meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV D SD Islam Darul Huda Semarang yang berjumlah 30 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Selanjutnya, data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan peserta didik dalam membedakan fakta dan opini pada setiap siklus. Rata-rata nilai yang diperoleh peserta didik dalam pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan dari 56,00 pada pratindakan menjadi 67,32 pada siklus I dan 86,07 pada siklus II, sedangkan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 10% pada pratindakan menjadi 40% pada siklus I dan 80% pada siklus II. Peningkatan tersebut telah memenuhi penelitian dinyatakan berhasil apabila minimal 80% peserta didik telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan temuan penelitian yang telah diperoleh, penerapan model pembelajaran Cooperative Learning berbantuan media Flash Card efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik membedakan fakta dan opini di kelas IV D SD Islam Darul Huda Semarang.
Kata kunci: Cooperative Learning, Fakta dan Opini, Flash Card, Penelitian Tindakan Kelas.
References
Anggraini, N. T., dkk. (2025). Pengaruh metode pembelajaran reading aloud melalui pembelajaran Bahasa Indonesia terhadap kemampuan memahami teks fakta dan opini, 4, 1-8.
Faqihuddin, A. (2024). Media pembelajaran PAI: Definisi, sejarah, ragam dan model pengembangan. Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1-15. https://doi.org/10.29313/idarotuna.v1i1.3780
Fariha, A. S., & Muttaqin, I. (2024). Kepemimpinan pendidikan meliputi pengertian, karakteristik, model, strategi, serta keberhasilannya. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 3(1), 117-133. https://doi.org/10.54066/jupendis.v3i1.2753
Fikri, M., Suriansyah, A., & Rafianti, W. R. (2024). Analisis penggunaan model pembelajaran Cooperative Learning dalam meningkatkan hasil belajar pada kelas tinggi sekolah dasar. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 2228-2234. https://doi.org/10.60126/maras.v2i4.594
Hafid, A., Djafar, M. I., & Kurniawan, M. N. (2024). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V. JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 4(1), 41. https://doi.org/10.26858/jppsd.v4i1.65093
Hermawan, H., Syahrul, & Ibnumal. (2024). Cooperative learning: Benefits and challenges according to the English teacher. English Language Teaching Methodology, 4(3), 533-539. https://doi.org/10.56983/eltm.v4i3.1700
Isnaeni, L. S., & Prasetyaningtyas, F. D. (2024). Flash card media to improve learning outcomes of science material on cultural diversity. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 8(3), 557-566. https://doi.org/10.23887/jppp.v8i3.78845
Kamila, N. R., dkk. (2025). Implementasi strategi Cooperative Learning dalam pembelajaran rangka manusia di sekolah dasar. JEMARI (Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah), 7(2), 140-150. https://doi.org/10.30599/cpftza59
Khasanah, I. N., dkk. (2023). Perbedaan fakta dan non fakta di media: Definisi, jenis, dan memeriksa fakta informasi digital.
Mustopiah, A. (2026). Penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) untuk meningkatkan kemampuan membedakan fakta dan opini pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Setia Mulia, 5(4), 156-163.
Nafilata, M., dkk. (2025). Integrasi Cooperative Learning dalam Kurikulum Merdeka: Mewujudkan kelas yang aktif, inklusif, dan berpusat pada siswa. Jurnal Ilmiah Research Student, 2(2), 401-414. https://doi.org/10.61722/jirs.v2i2.5644
Naimah, L. F., dkk. (2023). Analisis kalimat fakta dan opini dalam teks artikel pada buku IPS kelas X SMA Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 1(2), 157-172. https://doi.org/10.54066/jupendis-itb.v1i2.294
Nurmala SR, D., & Nugraheni, N. (2024). Pemanfaatan media flash card untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa kelas I SDN Sindang Mulya 03 pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 20. Jurnal Ilmiah PENDAS: Primary Educational Journal, 5(1), 33-45. https://doi.org/10.29303/pendas.v5i1.3650
Putri, K. M. F., Ranti, L. R., & Ringkat, G. H. F. (2024). Artikel model pembelajaran Cooperative Learning. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(3), 1-6. https://doi.org/10.30640/dewantara.v3i3.2770
Putri, S. A., Robandi, B., & Winengsih, W. (2024). Penerapan model CIRC untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada peserta didik kelas VI sekolah dasar. Pedadidaktika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(4), 665-674. https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v11i4.82888
Rakhmawati, T. A., Witjoro, A., & Primilestari, L. (2023). Penerapan cooperative script untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMK Negeri 2 Malang. Jurnal MIPA dan Pembelajarannya, 3(11), 1. https://doi.org/10.17977/um067v3i112023p1
Sari, Y. O. (2026). Model Cooperative Learning di SD Negeri 114 Merangin Bangko, 3(2).
Setiawan, D., Yustiana, S., & Afandi, M. (2025). PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT MELALUI MEDIA PAPAN JURANG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(01), 228-240.
Sholihah, N., Mizan, S., & Wiratsiwi, W. (2026). Mengatasi rendahnya kemampuan membedakan fakta dan opini: Analisis kebutuhan video animasi opini dan fakta (VIONA) di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 14(7), 1735-1746.
Sunandar, Maisun, K. R. N., & Maharani, K. (2023). Peningkatan hasil belajar siswa materi berwudhu model Cooperative Learning type make a match. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 1(3), 85-99.
Ummah, S. R., Mulyani, E. W., & Rosyidah, N. (2025). Optimalisasi peran guru dalam pembelajaran efektif dan manajemen kelas yang kondusif. Nusantara Educational Review, 3(2), 101-109. https://doi.org/10.55732/kmq84y03
Widahyanti, W., & Utami, A. D. (2024). Pengembangan media pembelajaran flashcard guna menunjang proses pembelajaran model make a match untuk mendukung kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 4(8), 13. https://doi.org/10.17977/um065.v4.i8.2024.13












