Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Wordwall pada Siswa Kelas V
DOI:
https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.593Keywords:
Problem Based Learning, Pendidikan Pancasila, Hasil Belajar, penelitian tindakan kelasAbstract
Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui penerapan Problem Based Learning (PBL) berbantuan Wordwall pada peserta didik kelas V SDN Pendrikan Lor 03. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus yang melibatkan 26 peserta didik. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data hasil belajar diperoleh melalui penilaian sikap, tes pengetahuan, dan penilaian keterampilan, sedangkan observasi keterlaksanaan pembelajaran dan penilaian modul ajar digunakan sebagai data pendukung untuk melihat proses perbaikan. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil antarsiklus. Rata-rata sikap meningkat dari 77,45 menjadi 89,30, pengetahuan dari 73,30 menjadi 86,50, dan keterampilan dari 68,90 menjadi 82,47. Keterlaksanaan pembelajaran juga meningkat dari 71,4% pada pertemuan pertama Siklus I menjadi 93,9% pada Siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbantuan Wordwall dapat membantu meningkatkan hasil belajar melalui pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, kolaboratif, dan disertai umpan balik. Temuan ini terbatas pada kelas yang diteliti dan dapat menjadi alternatif praktik pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.
References
Afandi, M., & Oktavia, M. (2025). Developing funware best eagle for digital literacy in elementary schools. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 12(2), 271–284. https://doi.org/10.30659/pendas.12.2.271-284
Afandi, M., Baiti, M., Purnamasari, D., Bella, N. S. S., Swantintrina, S., & Bujuri, D. A. (2025). Analysis of independent curriculum implementation problematic in elementary school: A case study in Palembang City. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 12(1), 87–105.
Arifin, B., Salim, A. N., Muzakki, A., Suwarsito, & Arifudin, O. (2024). Integrasi penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran berbasis literasi digital pada peserta didik sekolah dasar. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 13547–13555. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.12108
Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2015). Penelitian tindakan kelas. Bumi Aksara.
Barrows, H. S., & Tamblyn, R. M. (1980). Problem-based learning: An approach to medical education. Springer Publishing Company.
Faiz, A., Pratama, A., & Kurniawaty, I. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi dalam program Guru Penggerak pada modul 2.1. Jurnal Basicedu, 6(2), 2846–2853. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2504
Fathurrohman, M. (2015). Model-model pembelajaran inovatif. Ar-Ruzz Media.
Fitriyah, C. Z., & Wardani, R. P. (2022). Paradigma Kurikulum Merdeka bagi guru sekolah dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(3), 236–243. https://doi.org/10.24246/j.js.2022.v12.i3.p236-243
Ismiyanti, Y., Mayasari, N., & Nugraheni, S. W. K. (2024). Development of problem based e-comic on the theme of domestic politics on student learning achievement. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 128–141. https://doi.org/10.30659/pendas.11.1.128-141
Ismiyanti, Y., Cahyaningtyas, A. P., & Wibowo, R. A. (2025). Digital comic of Indonesia's historical heritage for 5th-grade students: A study of cognitive learning outcomes. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 12(2), 215–227. https://doi.org/10.30659/pendas.12.2.215-227
Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The action research planner. Deakin University.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Permendikbudristek No. 7 Tahun 2022 tentang standar isi pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar dan jenjang pendidikan menengah. https://peraturan.bpk.go.id
Putri, A. R. (2021). Penerapan model pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(1), 45–53.
Rachmawati, D. N., Kurnia, I., & Laila, A. (2023). Multimedia interaktif berbasis Articulate Storyline 3 sebagai alternatif media pembelajaran materi karakteristik geografis Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar, 11(1), 106–119. https://doi.org/10.22219/jp2sd.v11i1.22316
Rahmawati, A. (2020). Peningkatan hasil belajar siswa melalui media Wordwall pada pembelajaran tematik. Jurnal Teknologi Pendidikan, 22(2), 67–75.
Sari, D. P., & Wardani, D. K. (2022). Penerapan model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 8(1), 20–28.
Sari, Y., Jupriyanto, J., & Kusumadewi, R. F. (2025). The transformation of science-learning: The role of scientific inquiry and interactive technology in elementary schools. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 12(2), 194–214. https://doi.org/10.30659/pendas.12.2.194-214
Stefani, S., Elva, N., & Sumiati, C. (2021). Peningkatan proses pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK di kelas V SDN 07 Pandam Gadang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 3255–3260. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i2.1379
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Ulfiyana, S. U., Yustiana, S., & Afandi, M. (2025). Penerapan model Teams Games Tournament (TGT) berbasis pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) terhadap minat belajar peserta didik. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 651–661. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.23642
Wulandari, M., & Suparman, M. (2020). Pemanfaatan media Wordwall dalam pembelajaran interaktif untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 26(2), 150–158.
Wulandari, S., & Suparman, M. (2020). Penggunaan media Wordwall dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 8(3), 112–120.












