The Relationship Between Healthcare Access and Public Knowledge Level with Hypertension Incidence in the Working Area of Karang Tumaritis Community Health Center, Nabire Regency, Central Papua Province

Authors

  • Lidia Lusi Tri Sepen P Universitas Kadiri

DOI:

https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.604

Keywords:

akses pelayanan kesehatan, pengetahuan, hipertensi, puskesmas, Nabire.

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang tidak hanya dipengaruhi faktor biologis, tetapi juga kondisi sosial dan sistem pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan akses pelayanan kesehatan dan tingkat pengetahuan masyarakat dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Karang Tumaritis Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah. Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dilaksanakan menggunakan data primer pada April–Mei 2026. Populasi penelitian sebanyak 414 masyarakat dan sampel 204 responden dipilih secara purposive sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Akses pelayanan kesehatan dan tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner, sedangkan status hipertensi diperoleh melalui lembar pengumpulan data dan pengukuran/identifikasi tekanan darah. Analisis dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan α=0,05. Sebanyak 96 responden (47,1%) memiliki akses pelayanan kesehatan kurang, 81 (39,7%) cukup, dan 27 (13,2%) baik. Tingkat pengetahuan kurang ditemukan pada 89 responden (43,6%), cukup pada 81 (39,7%), dan baik pada 34 (16,7%). Sebanyak 69 responden (33,8%) mengalami hipertensi. Akses pelayanan kesehatan berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi (p=0,000; r=0,565). Tingkat pengetahuan juga berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi (p=0,000; r=0,595) dengan kekuatan hubungan kuat. Secara deskriptif, semakin baik akses dan pengetahuan, semakin rendah proporsi hipertensi. Temuan ini mendukung penguatan skrining berbasis masyarakat, perluasan jangkauan pelayanan primer, dan edukasi kesehatan yang berkesinambungan sesuai konteks masyarakat.

References

Carey, R. M., Whelton, P. K., & ACC/AHA Hypertension Guideline Writing Committee. (2018). Prevention, detection, evaluation, and management of high blood pressure in adults. Hypertension, 71(6), e13–e115. https://doi.org/10.1161/HYP.0000000000000065

Carretero, O. A., & Oparil, S. (2000). Essential hypertension: Part I: Definition and etiology. Circulation, 101(3), 329–335. https://doi.org/10.1161/01.CIR.101.3.329

Dinas Kesehatan Papua Tengah. (2021). Profil kesehatan. https://dinkes.papua.go.id/uploads/dokumen

Geldsetzer, P., Manne-Goehler, J., Theilmann, M., et al. (2019). Diabetes and hypertension in low- and middle-income countries: A nationally representative study. The Lancet Global Health, 7(8), e1045–e1052. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(19)30208-8

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Klasifikasi hipertensi. Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.

Mills, K. T., Stefanescu, A., & He, J. (2020). The global epidemiology of hypertension. Nature Reviews Nephrology, 16(4), 223–237. https://doi.org/10.1038/s41581-019-0244-2

Nelly Sulastri, S., Hidayat, W., & Lindriani. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan tentang hipertensi dengan perilaku pencegahan terjadinya komplikasi hipertensi. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 4(2), 89–93.

Nuraini, B. (2015). Risk factors of hypertension. J Majority, 4(5), 10–19.

Peltzer, K., & Pengpid, S. (2018). The prevalence and social determinants of hypertension among adults in Indonesia. BMC Public Health, 18, 123. https://doi.org/10.1186/s12889-018-5123-0

Prince, M. J., Wu, F., Guo, Y., et al. (2019). The burden of disease in older people and implications for health policy. The Lancet, 385(9967), 549–562.

Spruill, T. M. (2010). Chronic psychosocial stress and hypertension. Current Hypertension Reports, 12(1), 10–16. https://doi.org/10.1007/s11906-009-0084-8

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sukamti, N., Putri, J. H., & Hellen, M. (2023). Hubungan pengetahuan dengan kejadian hipertensi pada usia dewasa awal di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Nasional, 1(1), 38–43.

World Health Organization. (2023). Global report on hypertension. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

Lusi Tri Sepen P, L. (2026). The Relationship Between Healthcare Access and Public Knowledge Level with Hypertension Incidence in the Working Area of Karang Tumaritis Community Health Center, Nabire Regency, Central Papua Province. Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge, 3(4), 831–845. https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.604

Issue

Section

Articles