Efektivitas Kombinasi Aromaterapi Lavender dan Teknik Slow Deep Breathing Terhadap Kecemasaan Calon Akseptor KB Implan di Puskesmas Pati 1
DOI:
https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.607Keywords:
Aromaterapi Lavender, Slow Deep Breathing, Kecemasan, KB ImplanAbstract
Latar Belekang: Kecemasan merupakan respons psikologis yang sering dialami calon akseptor KB implan sebelum pemasangan sehingga dapat memengaruhi kenyamanan dan keputusan dalam memilih metode kontrasepsi. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengurangi kecemasan adalah kombinasi aromaterapi lavender dan teknik slow deep breathing. Tujuan: mengetahui efektivitas kombinasi aromaterapi lavender dan teknik slow deep breathing terhadap kecemasan calon akseptor KB implan di Puskesmas Pati 1. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh calon akseptor KB implan di Puskesmas Pati 1 dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang sebanyak 19 responden (63,3%). Setelah intervensi, sebagian besar responden menjadi tidak ada kecemasan sebanyak 15 responden (50,0%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 (p<0,05), sehingga terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: kombinasi aromaterapi lavender dan teknik slow deep breathing efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan calon akseptor KB implan di Puskesmas Pati 1. Disarankan bagi tenaga kesehatan, khususnya bidan, untuk mengintegrasikan intervensi ini dalam pelayanan pra-pemasangan KB implan sebagai upaya nonfarmakologis guna menciptakan kondisi yang lebih tenang dan meningkatkan kenyamanan pasien. Selain itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan kelompok kontrol atau membandingkan dengan teknik relaksasi lain agar hasil penelitian lebih komprehensif.
References
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). (2020). Long-Acting Reversible Contraception.
Aslamiah, K., Martini, S., & Novita, N. (2023). The Effect of Slow Deep Breathing Technique on Anxiety During IUD Contraceptive. Journal of Maternal and Child Health Sciences, 3(1), 6–11. https://doi.org/10.36086/maternalandchild.v3i1.1683.
Jalilah, N. H., & Laily, N. A. (2024). Pengaruh teknik slow deep breathing untuk mengurangi kecemasan. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 9(2).
Martell, S., Marini, C., Kondas, C. A., & Deutch, A. B. (2023). Psychological Side Effects of Hormonal Contraception: A Disconnect between Patients and Providers. Contraception and Reproductive Medicine, 1–11. https://doi.org/10.1186/s40834-022-00204-w.
Mirazanah, I., Carolin, B. T., & Dinengsih, S. (2021). Pengaruh aromaterapi lavender terhadap kecemasan. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 7(4), 785–792.
Nisa, K., & Handayani. (2023). Pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan akseptor KB implant. Media of Health Research.
Nisa, V. (2024). Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender terhadap Tingkat Kecemasan pada Akseptor KB Implan di Puskesmas Haurpanggung Kabupaten Malang Tahun 2024. 1(1), 1–8.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan.
Nurhasibah, J., Munawaroh, M., & Rofiatun. (2022). Tingkat Kecemasan Ibu dan Minat Penggunaan KB Implant. Jurnal Kebidanan Indonesia.
Permatasari, A. D., Thamrin, H., et al. (2020). Manajemen Asuhan Kebidanan Akseptor Baru KB Implan pada Ny. N dengan Kecemasan. 01(02), 76–85.
Pramono, J. S., & Suryani, H. (2025). Relaksasi Alami: Mengatasi Kecemasan dengan Lavender dan Teknik Pernapasan. Yogyakarta: Asadel Publisher.
Purwati, R., & Purwanti, H. (2025). Pengaruh pemberian terapi slow deep breathing terhadap tingkat kecemasan akseptor KB implan di Puskesmas Marangkayu.
Putri, R. I., & Nurhidayati, T. (2022). Penerapan Slow Deep Breathing dan Dzikir terhadap Tingkat Kecemasan Penderita Hipertensi pada Lansia.
World Health Organization. (2018). Family planning: A global handbook for providers.
Wus, B. S., Monalisa, D., & Istiqomah, U. (2024). Edukasi Kesehatan tentang Metode Kontrasepsi Keluarga Berencana. 2(10), 4627–4630.












