Sintesis Biodiesel Dari Limbah Nabati Minyak Jelantah Dengan Metode Transesterifikasi Berkatalis Heterogen
DOI:
https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.631Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis biodiesel dari limbah nabati berupa minyak jelantah melalui metode transesterifikasi dengan katalis basa heterogen. Minyak jelantah berasal dari UMKM penjual gorengan dipilih sebagai bahan baku karena ketersediaannya yang melimpah serta kandungan trigliserida yang dapat dikonversi menjadi metil ester. Sebelum proses transesterifikasi dilakukan. Proses transesterifikasi dilakukan dengan pereaksi metanol dan katalis heterogen, kemudian biodiesel yang dihasilkan diuji berdasarkan parameter mutu sesuai standar SNI 7182:2015, meliputi density, cetane index ASTM D-4737, dan flash point ASTM D-93. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biodiesel dari minyak jelantah memiliki karakteristik fisikokimia yang mendekati standar SNI, dengan nilai density berada dalam kisaran 850–890 kg/m³, cetane index lebih tinggi dibandingkan solar fosil sehingga menghasilkan pembakaran lebih bersih, serta flash point ≥100 °C yang lebih aman dibandingkan diesel konvensional. Dengan demikian, minyak jelantah berpotensi besar sebagai bahan baku alternatif dalam produksi biodiesel ramah lingkungan, sekaligus mendukung pengurangan limbah dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.












