Analisis Keberhasilan Kepatuhan Konsumsi Obat Anti Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Celikah Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan

Authors

  • Muherli Universitas Kader Bangsa
  • Minarti Universitas Kader Bangsa
  • Sri Utari Universitas Kader Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.642

Keywords:

TBC, OAT, MMAS-8, Mixed Methode

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Keberhasilan pengobatan TBC dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Berbagai faktor seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, motivasi, sikap, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, dan peran Pengawas Menelan Obat (PMO) diduga memengaruhi kepatuhan pasien. Metode: Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan mixed method pada pasien TBC di Wilayah Kerja Puskesmas Celikah Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner MMAS-8 dan dianalisis secara univariat, bivariat, serta multivariat. Hasil: Bagian ini diisi setelah penelitian selesai. Kesimpulan: Penelitian diharapkan dapat mengidentifikasi faktor dominan yang memengaruhi kepatuhan konsumsi OAT.

References

Basyid, A. (2024). Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Manajerial dan Bisnis Tanjungpinang, 7(1), 39–43. https://doi.org/10.52624/manajerial.v7i1.2430

Carabalí-Isajar, M. L., Rodríguez-Bejarano, O. H., Amado, T., Patarroyo, M. A., Izquierdo, M. A., Lutz, J. R., & Ocampo, M. (2023). Clinical manifestations and immune response to tuberculosis. World Journal of Microbiology and Biotechnology, 39(8), 1–26. https://doi.org/10.1007/s11274-023-03636-x

Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (2023). Data Tuberkulosis Kabupaten Ogan Komering Ilir. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (2024). Rencana Strategis Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024–2026.

Fauzan. (2020). Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Kejadian Tuberkulosis pada Pasien TB. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 102–109.

Marta, R., et al. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien TB. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 45–53.

Miranda, S., et al. (2025). Hubungan Peran Pengawas Menelan Obat (PMO) terhadap Kepatuhan Minum OAT pada Pasien Tuberkulosis. Jurnal Kesehatan, 11(1), 55–62.

Notoatmodjo, S. (2021). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Riani, D. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pengobatan pada Penyakit Kronis. Jurnal Kesehatan Indonesia, 9(2), 88–95.

Rulin, A., et al. (2025). Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien TB. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 20–28.

Sastroasmoro, S. (2014). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta: Sagung Seto.

Suwanto, A., et al. (2024). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis. Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(3), 122–130.

World Health Organization. (2023). World Health Statistics 2023. Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

2026-09-12

How to Cite

Muherli, Minarti, & Utari, S. (2026). Analisis Keberhasilan Kepatuhan Konsumsi Obat Anti Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Celikah Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan. Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge, 3(4), 1059–1068. https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.642

Issue

Section

Articles