Pengaruh Variasi Konsentrasi HPMC Dan Ekstrak Lidah Buaya Terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Organoleptik Sabun Kertas Berbasis VCO
DOI:
https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i3.660Keywords:
sabun kertas, VCO, HPMC, ekstrak lidah buaya, fisikokimia, organoleptikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC) dan ekstrak lidah buaya terhadap karakteristik dan sifat organoleptik sabun kertas berbasis Virgin Coconut Oil (VCO). Sabun kertas dikembangkan sebagai produk sabun yang praktis dan mudah digunakan dengan memanfaatkan bahan alami. Penelitian dilakukan dengan menggunakan VCO, NaOH, propilen glikol, aquades, dan etanol 96% sebagai bahan dasar, dengan variasi konsentrasi HPMC dan ekstrak lidah buaya. Konsentrasi HPMC yang digunakan yaitu 0,4; 0,6; 0,8; 1,0; dan 1,2 g, sedangkan ekstrak lidah buaya digunakan pada konsentrasi 0; 1; 2; 3; dan 4 g, sehingga diperoleh 25 formulasi. Pengujian terhadap produk meliputi uji organoleptik yang meliputi warna, aroma, tekstur, dan tingkat pembusaan, serta pengujian karakteristik fisikokimia berupa pH, kelarutan dalam aquades, dan alkali bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi HPMC memberikan perubahan terutama terhadap tekstur sabun kertas. Pada konsentrasi HPMC yang lebih rendah (0,4–0,6 g), sebagian besar formulasi memiliki tekstur yang tergolong bagus, sedangkan peningkatan konsentrasi HPMC menjadi 0,8–1,2 g cenderung menghasilkan tekstur yang lebih kaku. Penambahan ekstrak lidah buaya memberikan perubahan pada aroma dan warna produk. Nilai pH sabun kertas berada pada rentang 8,0–8,7. Waktu kelarutan seluruh sampel berada pada rentang 2 menit 16 detik hingga 3 menit 07 detik. Volume HCl 0,1 N yang digunakan dalam titrasi alkali bebas berada pada kisaran 0,3–0,6 mL, yang masih berada di bawah batas maksimal SNI. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pengaruh variasi HPMC dan ekstrak lidah buaya terhadap karakteristik sabun kertas serta menjadi dasar dalam pengembangan sabun kertas berbasis bahan alami.
References
Dewi, L. K., et al. (2024). Formulasi Castile Soap Berbasis Virgin Coconut Oil (VCO) dan Minyak Zaitun Sebagai Bahan Pembuatan Sabun Cair. Jurnal Teknologi Bahan Alam, 3(1), 8–16. https://doi.org/10.23917/jtba.v3i1.3706
Dony, N., Gusti Hadiatus Solehah, & Ani Wardah. (2024). Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Lidah Buaya Pada Masyarakat Pondok Pesantren (Santri Putra) Sebagai Upaya Memberdayakan Santri Dalam Keterampilan. FUNDAMENTUM: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 2(3), 64–69. https://doi.org/10.62383/fundamentum.v2i3.345
Emawati, E., et al. (2023). Pelatihan Pembuatan Sabun Kertas kepada Anggota PKK Kelurahan Sukamiskin dalam Upaya Mencegah Penyebaran Covid-19. Abdimas Siliwangi, 6(1), 178–188. https://doi.org/10.22460/as.v6i1.16027
Lie, D., & Alzura, F. A. (2021). SITRUS: Inovasi Sabun Kertas Berbasis Limbah Kulit Jeruk di Tengah Pandemi Covid-19. BIMFI, 8(2), 54–63.
Mardiana, U., & Sholehah, V. F. (2020). Pembuatan Sabun Berbahan Dasar Minyak Jelantah dengan Penambahan Gel Lidah Buaya Sebagai Antiseptik Alami, *20*(2), 252–260.
Marlina, D., et al. (2022). Formula dan Uji Antibakteri Sabun Kertas Ekstrak Etanol dari Daun Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata P.) dan Daun Lidah Buaya (Aloe vera L.). Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 17(1), 2654–3427. https://doi.org/10.36086/jpp.v17i1
Rahmayulis, & Yeni, S. P. (2022). VCO (Virgin Coconut Oil) dengan Penambahan Ekstrak Jahe Emprit (Zingiber officinale var. amarum). SITAwA: Jurnal Farmasi Sains dan Obat Tradisional, 1(1), 25–33.
Ratnasari, D., et al. (2024). Pelatihan Pembuatan Sabun Kertas dari Kulit Nanas pada Siswa Kelas Passion Kesehatan. Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH), 04(2), 81–86. https://doi.org/10.30587/ijcdh.v4i2
Ridha Dwi Aulya, & Nur Ermawati. (2023). Formulasi dan Uji Fisikokimia Gel Sleeping Mask Ekstrak Kulit Buah Naga Merah dengan Variasi Gelling Agent Hydroxypropyl Methyl Cellulose (HPMC). Jurnal Medika Nusantara, 1(2), 40–53. https://doi.org/10.59680/medika.v1i2.273
Shobib, A., et al. (2024). Pembuatan Sabun Padat Menggunakan Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil) dengan Penambahan Minyak Jagung (Corn Oil). Inovasi Teknik Kimia, 9(2), 87–91.
Venezia, Siampa, J. P., & Mansauda, K. L. R. (2026). Formulasi dan Uji Aktivitas Paper Soap Minyak Atsiri Daun Mint (Mentha piperita) Sebagai Anti Jerawat, *15*(2), 1062–1069. https://doi.org/10.35799/pha.15.2026.62427
Yuli Handayani, K., et al. (2022). Formulasi Sabun Cair Cuci Piring Menggunakan Ekstrak Air Tanaman Lidah Buaya (Aloe vera L.). Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(2), 263–272.
Yuniarsih, N., et al. (2023). Literature Review Artikel Pengaruh Penyalutan Tablet Terhadap Stabilitas Obat. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(2), 1072–1083.












