Model Pembelajaran Ilmu Kalam Berbasis AI Dan Case Method Dalam Penguatan Kemampuan Analisis Teologi Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.701Keywords:
Artificial Intelligence, Case Method, Ilmu Kalam, kemampuan analisis, teologi kontemporer, pembelajaran perguruan tinggi.Abstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan tinggi memberikan peluang bagi pengembangan pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kondisi tersebut menjadi penting dalam pembelajaran Ilmu Kalam yang tidak hanya menuntut penguasaan konsep teologi Islam, tetapi juga kemampuan mahasiswa dalam menganalisis berbagai persoalan teologi kontemporer secara kritis dan argumentatif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengkaji penerapan model pembelajaran Ilmu Kalam berbasis AI dan Case Method dalam memperkuat kemampuan analisis mahasiswa terhadap persoalan teologi kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analisis, Desain, Development, Implementasi dan Evaluasi. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, tes kemampuan analisis, dan dokumentasi. Validasi model melibatkan ahli materi Ilmu Kalam, ahli pembelajaran, dan ahli teknologi pendidikan, sedangkan uji implementasi dilakukan pada mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Ilmu Kalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI dan Case Method memberikan ruang pembelajaran yang lebih kontekstual dan analitis. AI berfungsi sebagai alat bantu eksplorasi informasi dan pengembangan gagasan, sedangkan Case Method mengarahkan mahasiswa untuk mengidentifikasi masalah, melakukan verifikasi sumber, menganalisis argumentasi, membandingkan perspektif teologis, serta menyusun kesimpulan berdasarkan sumber akademik. Model pembelajaran ini juga memperkuat peran dosen sebagai fasilitator dan validator informasi serta mendorong mahasiswa untuk menggunakan AI secara kritis dan bertanggung jawab. Dengan demikian, model pembelajaran Ilmu Kalam berbasis AI dan Case Method berpotensi menjadi alternatif inovasi pedagogis dalam memperkuat kemampuan analisis mahasiswa terhadap persoalan teologi kontemporer.
References
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing: A Revision of Bloom's Taxonomy of Educational Objectives. New York: Longman.
Bayona, J. A., & Durán, W. F. (2024). A meta-analysis of the influence of case method and lecture teaching on cognitive and affective learning outcomes. The International Journal of Management Education, 22(1), 100935.
Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. Springer.
ChatGPT effects on cognitive skills of undergraduate students: Receiving instant responses from AI-based conversational large language models (LLMs). (2024). Computers and Education: Artificial Intelligence, 6, 100198.
Gall, M. D., Gall, J. P., & Borg, W. R. (2003). Educational Research: An Introduction. Boston: Allyn & Bacon.
Implementing a proposed framework for enhancing critical thinking skills in synthesizing AI-generated texts. (2024). Thinking Skills and Creativity, 53, 101619
Liang, J., Stephens, J. M., & Brown, G. T. L. (2025). A systematic review of the early impact of artificial intelligence on higher education curriculum, instruction, and assessment. Frontiers in Education, 10.
Miao, F., & Holmes, W. (2023). Guidance for Generative AI in Education and Research. Paris: UNESCO
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/R&D). Alfabeta.












