Strategi Komunikasi Efektif Guru dalam Mengatasi Speech Delay di RA Nurussyifa

Authors

  • Riska Maya Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor
  • Khairul Hafizin Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor

DOI:

https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.716

Keywords:

Strategi, Komunikasi efektif, Speech delay

Abstract

Bicara merupakan suatu aspek yang sangat penting dalam berkomunikasi dengan orang lain atau lingkungan itu sendiri. Bicara merupakan suatu cara dalam menyampaikan suatu informasi berbentuk bunyi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh orang lain dalam menyampaikan suatu pesan. Bicara sangat penting karena bicara dianggap menjadi kebutuhan pokok sebagai proses untuk menyampaikan dan memberikan segala informasi. Banyak hal yang menjadi permasalahan dalam melakukan penyampaian informasi dengan berbicara. Salah satunya adalah terjadinya keterlambatan berbicara (speech delay). Keterlambatan berbicara merupakan adanya suatu hambatan atau terjadinya keterlambatan perkembangan bicara anak. Faktor yang mempengaruhi terjadinya speech delay adalah faktor internal dan faktor eksternal. Untuk meminimalisir terjadinya gangguan bicara maka perlu melakukan penangan penanganan yang efektif baik di lingkungan keluarga, masyarakat dan guru. Penelitian ini penulis susun bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang efektif guru dalam mengatasi speech delay. Lokasi penelitian dilakukan di RA Nurussyifa yang terletak di Timbanuh desa Timbanuh kecamatan Pringgasela Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif  dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan dengan observasi terhadap proses yang dilakukan Guru dalam berkomunikasi dengan anak yang memiliki penderita speech delay. Dari hasil penelitian bahwa strategi yang digunakan guru adalah melibatkan anak untuk berbicara pada setiap kondisi dan melakukan metode mendongeng, bernyanyi dan bermain tebak tebakan. Dengan hal ini anak memiliki banyak kosa kata dan anak terinspirasi untuk mengikuti atau meniru pada setiap kata yang di dapatkan.

References

Angraini, R., dkk. (2024). Faktor dan Cara Mengatasi Speech Delay Terhadap Pemerolehan Bahasa Anak. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol 10 No.1. 2024. hal. 776. https://e-journal.my.id//onama.

Ardiansyah, Muhammad. ( 2020). Perkembangan Bahasa dan Deteksi Dini Keterlambatan Berbicara (speech Delay) Pada Anak Usia Dini. Guepedia. Kotabaru..

Ayuningtyas, dkk., (2024). Pengembangan Metode Bernyanyi untuk Kemampuan Intonasi Pada Anak Speech Delay di Usia 5-6 Tahun. Jurnal Buana Teknologi Pendidikan. Surabaya.

Girolametto, L., Witzman, E., (2002). Responsiveness of child care providers in interactions with toddlers and preschoolers. Language, speech, and hearing services in schools.

Kuhl, P. K. (2011) Social Mechanisms in early Language acquisition. (Eds) social interaction and the acquisition of language (pp.127-169). Routledge.

Nur, Haerani. (2024). Mengenali Speech Delay (keterlambatan Bicara) pada Anak. PT Nasya Expanding Management. Bojong Pekalongan.

Pratama, R., & Sari, N. (2023). Efektivitas latihan oromotor terhadap peningkatan artikulasi anak speech delay usia 3-5 tahun. Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa.

Putra, Raga Pramana. (2025). Kenali sedari Dini Gejala Speech Delay Pada Anak. deepublish digital, Yogyakarta.

Rahmawati, dkk., (2020). Penerapan Metode Bernyanyi untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Speech Delay di TK. Jurnal PAUD Cendekia.

Ritonga, Rita, S., dkk. (2024). Music Therapy Untuk Anak Teridiksi Speech Delay. PT Serasi Media

Smith dan Thelen. (2003). Development as a Dynamic System. Trends in Cognitive Sciences.

Strand, E. A. (2017). Assessment and treatment of speech motor disorders in children. The Handbook of Clinical Linguistics.

Wahyuni, Sri., dkk., (2024). Mengenali dan Menangani Speech Delay pada Anak. Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini.Vol 03 N0 2.. hal. 568 http://doi.org/10.62515/eduheppiness.v3i2.568.

Wijaya dan Putri. (2021). Strategi Tanya Jawab Terstruktur Untuk Merangsang Bahasa Ekspresif Anak Speech Delay. Jurnal Ilmiah Psikologi dan Pendidikan.

Wijayati, Ida Wahyu., dkk., (2026). Pengembangan Bahasa dan Literasi Anak Usia Dini. PT SADA KURNIA PUSTAKA. Banten.

Witzman dan Pepper. (2006). It Takes Two to Talk: A Practical guide for parents of children with language delays. The Hanen Centre.

Downloads

Published

2026-09-26

How to Cite

Maya, R., & Hafizin, K. (2026). Strategi Komunikasi Efektif Guru dalam Mengatasi Speech Delay di RA Nurussyifa. Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge, 3(4), 1763–1775. https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.716

Issue

Section

Articles