Implementasi Metode Game-Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Belajar di SD Inpres Waibalun Berbasis Web
DOI:
https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.718Abstract
Pendidikan sekolah dasar merupakan fondasi penting dalam perkembangan kemampuan kognitif, motorik, dan sosial peserta didik. Namun, penelitian dalam skripsi ini menemukan bahwa pembelajaran di SD Inpres Waibalun masih didominasi metode konvensional seperti ceramah, menulis, tanya jawab, dan pemberian tugas, serta belum memanfaatkan media pembelajaran secara optimal. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik kurang aktif dan kegiatan pembelajaran cenderung membosankan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan metode Game Based Learning (GBL) dalam bentuk media pembelajaran berbasis web serta mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik setelah menggunakan media tersebut. Penelitian dilaksanakan di SD Inpres Waibalun, Kelurahan Lewolere, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pada tahun akademik 2025/2026. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket atau kuesioner. Pengembangan produk meliputi identifikasi tujuan pembelajaran, desain game, pengembangan konten, integrasi elemen pendidikan, pelibatan dan motivasi, uji coba, implementasi, evaluasi, perbaikan, dan pengembangan lanjutan. Pengujian sistem mencakup alpha testing dengan black-box, beta testing, serta pre-test dan post-test dengan perhitungan N-gain. Produk yang dirancang menyediakan input nama siswa, pilihan level atau materi, kuis interaktif, umpan balik langsung, skor, bintang, timer, dan nyawa. Rancangan tersebut diarahkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, menyenangkan, dan mendukung keterlibatan peserta didik.
References
Adinda Amalia, A., Arwadi, F., & Talib, A. (2025). Pengaruh penerapan model Game-Based Learning (GBL) dalam pembelajaran matematika terhadap kemampuan numerasi siswa. Journal of Mathematics Education and Local Wisdom, 1(1).
Ansori, D., & Fathir, A. (2024). Pengaruh model pembelajaran Game Based Learning untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas X di sekolah MA Miftahul Ulum Bettet Pamekasan. Jurnal Pengembangan dan Penelitian Pendidikan, 6(4).
Diana, H. (2022). Game Based Learning berbantuan media board game Klaster untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 6(2), 661–676. https://doi.org/10.26811/didaktika.v6i2.622
Fatmawati, R., & Siregar, T. J. (2025). Pengaruh model Game-Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 14(1). https://doi.org/10.21831/jpms.v14i1.93601
Khoirunnisya, M., Anwar, L., & Kusumasari, V. (2024). The use of Game-Based Learning media to support students’ cognitive abilities in mathematics. Mathline: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 9(2), 559–574. https://doi.org/10.31943/mathline.v9i2.654
Safrida, S., Harahap, S. A., & Ramadhan, N. (2024). Pengaruh metode Game Based Learning terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas V SDN 060799 Medan Labuhan. Tematik: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 3(1). https://doi.org/10.57251/tem.v3i1.1488
Simanjuntak, M. M., Saragih, A. D., Simanjuntak, C. J., Tambunan, E. P., Purba, M. S. D., Lingga, R. H., Gultom, R. V., & Simanjuntak, O. (2024). Penerapan model pembelajaran Game Based Learning untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SD 094155 Rambung Merah. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4).
Siregar, M. R., Harahap, T. H., & Simbolon, M. (2024). Meningkatkan kemampuan penalaran matematika melalui Game Based Learning (GBL) berbasis Lumio by Smart. Journal Mathematics Education Sigma (JMES), 5(2).
Widiana, I. W. (2022). Game Based Learning dan dampaknya terhadap peningkatan minat belajar dan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran sains di sekolah dasar. Jurnal Edutech Undiksha, 10(1), 1–10.
Winatha, K. R., & Setiawan, I. M. D. (2020). Pengaruh Game-Based Learning terhadap motivasi dan prestasi belajar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(3), 198–206.












