KIP Kuliah dan Cyclical Dependency: Analisis Sosiologi Pendidikan atas Mental Kolonisasi dalam Pemenuhan Hak Konstitusional

Authors

  • Rengga Yudha Santoso Universitas PGRI Mpu Sindok https://orcid.org/0009-0000-8546-5090
  • Titis Noerhapsari Moelyono Universitas PGRI Mpu Sindok
  • Anisa Prastiwi Universitas PGRI Mpu Sindok
  • Mayeva Wulandari Universitas PGRI Mpu Sindok
  • Amel Arelsta Putri Universitas PGRI Mpu Sindok

DOI:

https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.747

Keywords:

KIP Kuliah, cyclical dependency, colonial mentality, constitutional rights, sociology of education

Abstract

Abstrak

 Penelitian ini bertujuan menganalisis interaksi antara kebijakan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, perilaku mahasiswa, dan pemahaman hak konstitusional, serta mengidentifikasi peran ketergantungan siklis dan mental kolonisasi dalam pemanfaatan bantuan tersebut. Masalah penelitian berangkat dari fenomena “cek ombak”, yaitu perilaku menunda pendaftaran atau memilih drop out awal sambil menunggu kepastian status KIP Kuliah, yang mengindikasikan pergeseran makna bantuan dari hak konstitusional menjadi belas kasihan. Penelitian menggunakan metode campuran sekuensial eksplanatori (KUAN→kual): data kuantitatif dikumpulkan dari 187 mahasiswa penerima KIP Kuliah di Universitas PGRI Mpu Sindok melalui kuesioner daring, kemudian diperdalam melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus. Hasil menunjukkan tingkat pemahaman mahasiswa terhadap KIP Kuliah sebagai hak konstitusional berada pada kategori sedang, dengan korelasi positif signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan (r=0,38, p<0,01) dan strategi adaptasi (r=0,25, p<0,05), sementara korelasinya dengan motivasi akademik tidak signifikan. Temuan kualitatif memperkuat pola ini: mahasiswa yang memaknai bantuan sebagai 'belas kasihan' menunjukkan mental kolonisasi berupa relasi patron-klien dan berkurangnya otonomi finansial, sedangkan pola “cek ombak” yang berulang pada 2025–2026 berkelindan dengan menurunnya motivasi akademik. Studi ini memperluas model konstitusional kewarganegaraan pendidikan dengan menempatkan mental kolonisasi dan ketergantungan siklis sebagai mekanisme sosial yang memoderasi efektivitas kebijakan bantuan.

Kata kunci: KIP Kuliah, ketergantungan siklis, mental kolonisasi, hak konstitusional, sosiologi pendidikan.

 

Abstract

 This study analyzed the interaction between the Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah policy, student behavior, and students' understanding of constitutional rights, while identifying the roles of cyclical dependency and colonial mentality in aid utilization. The research stemmed from the “waiting game” (cek ombak) phenomenon — deferring registration or opting for early dropout while awaiting KIP Kuliah confirmation — signaling a shift from constitutional right to charity. An explanatory sequential mixed-methods design (QUAN→qual) was employed: quantitative data were collected from 187 recipients at Universitas PGRI Mpu Sindok, then deepened through in-depth interviews and focus group discussions. Students' understanding of KIP Kuliah as a constitutional right falls in the moderate category, with significant positive correlations to financial management behavior (r=0.38, p<0.01) and adaptation strategies (r=0.25, p<0.05), while the correlation with academic motivation was not significant. Qualitative findings reinforce this pattern: students who frame the aid as charity display colonial mentality marked by patron-client relations and diminished financial autonomy, while the recurring waiting-game pattern in 2025–2026 is associated with declining academic motivation. This study extends the constitutional model of educational citizenship by positioning colonial mentality and cyclical dependency as social mechanisms that moderate aid policy effectiveness.

Keywords : KIP Kuliah, cyclical dependency, colonial mentality, constitutional rights, sociology of education.

References

Afifah, N., Hendaryati, N., Azami, T., & Nafiati, D. A. (2025). Kemampuan Manajemen Keuangan Dan Gaya Hidup Sebagai Prediktor Perilaku Konsumtif Mahasiswa Penerima Kip Kuliah. Jurnal Economic Edu, 6(1), 117–130. https://doi.org/10.36085/jee.v6i1.8429

Badrudin, B. (2019). Implementasi Pasal 34 UUD 1945 dalam Praktik Kehidupan Berbangsa di Provinsi Riau (Perspektif Maqâshid Syarî’ah tentang Nafkah dan Hadhanah). Hukum Islam, 19(2), 1–25. https://doi.org/10.24014/hi.v19i1.7459

Bourdieu, P., & Passeron, J.-C. (1977). Reproduction in Education, Society and Culture. Sage Publications.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Dewi, N. M. A. L., Wahyuni, M. A., & Vijaya, D. P. (2026). Pengaruh Literasi Keuangan, Mental Accounting, dan Budgeting Behavior Terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Penerima Kip – Kuliah Undiksha. Management Studies and Entrepreneurship Journal (Msej), 7(4), 1054–1064. https://doi.org/10.37385/msej.v7i4.10881

Fanon, F. (1967). Black Skin, White Masks. Grove Press.

Freire, P. (1970). Pedagogy of the Oppressed. Herder and Herder.

Ibnu, S. (2024). Exploring Political Socialization through the Lens of Giddens’ Structuration Theory. International Journal of Religion, 5(11), 4034–4042. https://doi.org/10.61707/avxvjp17

Indrayani, & Basri, A. R. (2025). Analisis Implementasi Kebijakan Kartu Indonesia Pintar (Kip) Kuliah di Perguruan Tinggi Swasta. Indonesian Journal of Intellectual Publication, 6(1), 97–103. https://doi.org/10.51577/ijipublication.v6i1.889

Irawan, A. (2025). Tantangan dan Solusi dalam Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Penerima Kip Kuliah di Institut Bisnis dan Teknologi Kalimantan. Jurnal Riset Inspirasi Manajemen Dan Kewirausahaan, 9(1), 53–57. https://doi.org/10.35130/zx783s33

Khairunnisa, Anedea, T., & Novianti, I. (2024). Evaluasi Penerapan Program KIP-Kuliah Mengacu Pada Pasal 76 Uu No. 12 Tahun 2012 Menggunakan Metode Seven Tools di Teknik Industri Universitas Pamulang. Akademik Jurnal Mahasiswa Humanis, 4(3), 753–762. https://doi.org/10.37481/jmh.v4i3.1013

Layantara, E., Aprianty, H., & Dani, R. (2025). Evaluasi Program Kip Kuliah dalam Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (Ipm) Pendidikan di Kota Bengkulu. Sosioglobal Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 10(1), 179–196. https://doi.org/10.24198/jsg.v10i1.65156

Mujiwati, Y., Choiron, M., Prasetia, F. N., Fauziah, E., & Genanta, N. E. (2021). Gerakan Ayo Kuliah Dengan Kip Kuliah Untuk Memotivasi Pelajar Ma Al-Furqon Pasuruan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(6), 359–369. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.67

Qurrotuaini, P. W., Puspitasari, D., Rohmah, N., Fatimah, A. N., & Mullah, N. Y. H. (2022). Analisis Perilaku Konsumtif Pada Mahasiswa Penerima Beasiswa Bidikmisi-Kip Kuliah Angkatan 2020 Uin Raden Mas Said Surakarta. Academica Journal of Multidisciplinary Studies, 6(1), 147–168. https://doi.org/10.22515/academica.v6i1.5718

Reay, D. (2017). Miseducation: Inequality, Education and the Working Classes. Policy Press.

Rohmah, E. N. L., & Kasmawanto, Z. (2022). Implementasi Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah di Perguruan Tinggi Swasta. Madani Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 14(1), 85–104. https://doi.org/10.52166/madani.v14i1.2886

Santos, B. de S. (2018). The End of the Cognitive Empire: The Coming of Age of Epistemologies of the South. Duke University Press.

Saputra, W., Suarman, & Mujiono. (2025). Pengaruh Pemanfaatan Beasiswa Kip Kuliah terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Fkip Universitas Riau. Jiip - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(8), 9797–9804. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i8.8720

Shinta, J., Tanor, L. A. O., & Sumual, F. M. (2025). Pengaruh Gaya Hidup dan Mental Accounting Terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Penerima Kip Kuliah (Studi Kasus: Mahasiswa Feb Unima Angkatan 2021). Jad Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan Dewantara, 8(1), 13–23. https://doi.org/10.26533/jad.v8i1.1492

Sucita, R. (2021). Implementasi Kartu Indonesia Pintar Kuliah (Kip-Kuliah) Di Universitas Riau. Journal Publicuho, 4(4). https://doi.org/10.35817/jpu.v4i4.21837

Tarigan, A. H. Z., Purnamasari, A., & Fikri, M. Z. (2025). Academic Grit dan Self-Efficacy dalam Kaitannya dengan Resiliensi Mahasiswa Peserta Kip Kuliah. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Ar-Rahman, 11(1), 1. https://doi.org/10.31602/jbkr.v11i1.17423

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Pasal 34 (1945). https://peraturan.go.id/eng/uud-1945

Wahyuni, Y., Kuswandari, I., & Jaelani, A. (2024). Sosialisasi Pentingnya Kip Kuliah Bagi Siswa Dari Keluarga Dengan Keterbatasan Ekonomi Di Sma Taruna Madani. Jurnal Penamas Adi Buana, 8(01), 23–31. https://doi.org/10.36456/penamas.vol8.no01.a8849

Yuniarsih, E., Tiarani, R., Fariyanda, R., Raki, E. Y. A., & Damayanti, F. (2024). Pengaruh Gaya Hidup Dan Mental Accounting Terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Penerima Kip Kuliah (Studi Kasus: Mahasiswa Feb Untan). Jaakfe Untan (Jurnal Audit Dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura), 13(1), 111–137. https://doi.org/10.26418/jaakfe.v13i1.81912

Downloads

Published

2026-10-11

How to Cite

Yudha Santoso, R., Moelyono, T. N., Prastiwi, A., Mayeva Wulandari, & Amel Arelsta Putri. (2026). KIP Kuliah dan Cyclical Dependency: Analisis Sosiologi Pendidikan atas Mental Kolonisasi dalam Pemenuhan Hak Konstitusional. Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge, 3(4), 2986–2999. https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.747

Issue

Section

Articles