Permainan Tradisional Sungkit Khas Lombok Sebagai Media Pengembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini di TK PAUD AL IKHWAN Sesait
DOI:
https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.761Keywords:
Permainan tradisional, Sungkit, Sosial-emosional, Anak usia dini, Media pembelajaran.Abstract
Perkembangan sosial-emosional merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan anak dalam berinteraksi, bekerja sama, mengendalikan emosi, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial. Permainan tradisional dapat menjadi salah satu media yang memberikan pengalaman langsung kepada anak untuk mengembangkan kemampuan tersebut. Salah satu permainan tradisional yang memiliki nilai sosial dan budaya adalah permainan Sungkit khas Lombok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan permainan tradisional Sungkit sebagai media pengembangan sosial-emosional anak usia dini di TK PAUD Al Ikhwan Sesait. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Sungkit memberikan kesempatan kepada anak untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan teman sebaya, bekerja sama, mengikuti aturan, menunggu giliran, mengendalikan emosi, menerima hasil permainan, serta menghargai teman. Temuan tersebut sejalan dengan penelitian mengenai permainan tradisional yang menunjukkan adanya keterkaitan dengan perkembangan sosial-emosional anak, termasuk kemampuan berinteraksi, bekerja sama, mengendalikan diri, dan mengikuti aturan. Dengan demikian, permainan tradisional Sungkit dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media pembelajaran yang mendukung perkembangan sosial-emosional sekaligus mengenalkan budaya lokal kepada anak usia dini.
References
Aulia, D., & Sudaryanti, S. (2023). Peran permainan tradisional dalam meningkatkan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4565–4574. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4056
Desmariani, E., Jendriadi, J., Kusuma, T. C., & Yanti, F. M. (2021). Permainan tradisional sonlah/engklek untuk peningkatan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Riset Pendidikan Dasar dan Karakter, 3(1), 16–26.
Wariyanti, W., Nur, W., & Ananda, R. (2022). Perkembangan aspek sosial emosional dan sains anak usia dini melalui permainan tradisional engklek. Jurnal Basicedu, 6(3), 5351–5361. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2848
Astini, B. N., Rachmayani, I., & Sarini, S. (2022). Identifikasi permainan tradisional untuk meningkatkan perkembangan anak usia dini di Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 103–112.
Astini, B. N., Rachmayani, I., Nurhasanah, N., & Zakiyah, N. F. (2022). Identifikasi permainan tradisional untuk meningkatkan perkembangan anak usia dini di Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Pendidikan Anak, 11(2), 98–108. https://doi.org/10.21831/jpa.v11i2.53123
Aulia, D., & Sudaryanti, S. (2023). Peran permainan tradisional dalam meningkatkan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4565–4574. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4056
Karomah, R. T., & Diana, R. R. (2023). Pengaruh permainan tradisional dayakan dalam mengembangkan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 12(1), 97–105. https://doi.org/10.21831/jpa.v12i1.59847
Madondo, F., & Tsikira, J. (2022). Traditional children's games: Their relevance on skills development among rural Zimbabwean children age 3–8 years. Journal of Research in Childhood Education, 36(3), 406–420. https://doi.org/10.1080/02568543.2021.1982084
Naafi’, M., & Irawan, R. J. (2022). Studi literatur: Efektivitas modifikasi dalam permainan tradisional pada eksistensi permainan anak era Generasi Z. Kesehatan Olahraga, 10(1), 129–136. https://doi.org/10.26740/jurnal-kesehatan-olahraga.v10i01.43433
Nurjani, Y. Y., & Sopianti, S. (2022). Pengaruh permainan congklak terhadap kemampuan sosial emosional anak usia dini (5–6 tahun) di PAUD Al Falah. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Anaking), 1(2), 17–24. https://doi.org/10.37968/anaking.v1i2.296
Riskayanti, N., Budi, B., & Bonai, O. D. (2024). Analysis of social emotional development in early children through traditional games. Journal of Early Childhood Education (JECE), 5(2), 109–119. https://doi.org/10.15408/jece.v5i2.33992
Sari, M. Y., & Irawan, F. A. (2024). Peran permainan tradisional dalam meningkatkan nilai sosial emosional anak tingkat dasar. Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training), 8(2), 632–644. https://doi.org/10.37058/sport.v8i2.11372
Sudaryanti, S., Prayitno, P., Arifiyanti, N., & Maharani, O. (2024). Pengembangan kemampuan motorik dan sosial emosional anak usia dini menggunakan permainan tradisional. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 114–125. https://doi.org/10.21831/jpa.v13i1.387
Wariyanti, W., Nur, W., & Ananda, R. (2022). Perkembangan aspek sosial emosional dan sains anak usia dini melalui permainan tradisional engklek. Jurnal Basicedu, 6(3), 5351–5361. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2848












