Analisis Beban Kerja Karyawan Menggunakan Metode Full Time Equivalent (FTE) Pada Bagian Produksi Powder Di Perusahaan Manufaktur Makanan Ringan
Keywords:
Beban Kerja, Full Time Equivalent (FTE), Produksi Powder, Fishbone, 5W+1HAbstract
Ketidakseimbangan beban kerja dapat menyebabkan kapasitas tenaga kerja tidak dimanfaatkan secara merata. Penelitian ini bertujuan menganalisis beban kerja operator, mengidentifikasi penyebab ketidakseimbangan, dan menyusun alternatif perbaikan pada bagian Produksi Powder di perusahaan manufaktur makanan ringan. Penelitian menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) dengan melibatkan 35 operator melalui total sampling. Data primer diperoleh dari observasi aktivitas, pengukuran waktu kerja, dan wawancara, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen perusahaan. Waktu kerja efektif ditetapkan 8 jam per hari dengan kapasitas produksi maksimum 26 batch. Hasil pengukuran menunjukkan tiga fungsi berada pada kategori overload, yaitu Penuangan RM sebesar 1,41, Packing sebesar 1,31, dan Ribbon Mixer sebesar 1,30. Tiga fungsi berada pada kategori underload, yaitu Checker sebesar 0,95, Buka RM sebesar 0,90, dan Manual sebesar 0,70. Analisis Fishbone 5M+1E dan 5W+1H menunjukkan faktor pembagian tugas, kemampuan operator, pola mesin, metode kerja, material, pengukuran, dan lingkungan. Usulan perbaikan meliputi redistribusi pekerjaan, cross-training, penyesuaian alokasi operator, evaluasi FTE berkala, dan standardisasi tugas.
References
Amri, A. (2023). Workforce design and employee workload using the full-time equivalent method at PT XZY. International Journal of Engineering, Science and Information Technology, 3(2), 60–65. https://doi.org/10.52088/ijesty.v1i4.445
Cahyo, T. N., Taufan, S., Mahardi, D., Haryono, I., & Iskandar, D. A. (2024). Analisis beban kerja karyawan Departemen Perakitan PT XYZ dengan menggunakan metode Full Time Equivalent. Jurnal Sains dan Teknologi, 11(1).
Gunawan, A., Evelyne, K., Mutakin, A. I., Setiawan, H., Barleany, D. R., & Ulfah, M. (2023). Analisis beban kerja untuk menentukan kebutuhan tenaga kerja menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) pada PT So Good Food. Jurnal Intent: Jurnal Industri dan Teknologi Terpadu, 6(1), 80–92. https://doi.org/10.47080/intent.v6i1.2652
Hartanti, L. P. S. (2016). Work measurement approach to determine standard time in assembly line. International Journal of Management and Applied Science, (10), 192–195.
Lestari, S., Oktarian, A., & Mardiansyah, O. (2024). Pengukuran beban kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja menggunakan metode Full Time Equivalent pada proses produksi link engine hanger. Journal Industrial Manufacturing, 9(2), 127. https://doi.org/10.31000/jim.v9i2.12447
Matiro, M. A. D., Mau, R. S., Rasyid, A., & Rauf, F. A. (2021). Pengukuran beban kerja menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) pada Divisi Proses PT Delta Subur Permai. Jambura Industrial Review (JIREV), 1(1), 30–39. https://doi.org/10.37905/jirev.1.1.30-39
Oktaviana, A. C., & Auliandri, T. A. (2023). Analisis pengendalian kualitas produksi meja dan kursi menggunakan Diagram Pareto dan Fishbone pada PK. SKM JATI. INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia, 6(4), 559–572. https://doi.org/10.31842/jurnalinobis.v6i4.310
Padhil, A., Hafid, M. F., Pawennari, A., Ajis, M., & Perdana, S. (2023). Determination of the number of employees using the Full Time Equivalent method based on workload. International Journal of Engineering Inventions, 12(7), 234–242.
Sari, S., Imron, F. F., Nurfajriah, N., & Rahayu I. M., F. (2022). Workload analysis with Full Time Equivalent method to optimize production unit performance at PT X. Journal of Integrated System, 5(2), 173–183. https://doi.org/10.28932/jis.v5i2.5404
Santosa, H., Rahayu, S., & Ardiatma, D. (2025). Workload analysis using Full Time Equivalent method for production operators at PT Pertamina EP Tambun Field. 12(2), 293–298.
Sekartadji, D. I., & Kurniastuti, T. (2024). Analisis beban kerja dengan metode Full Time Equivalent untuk kebutuhan tenaga kerja (Studi kasus pada staff produksi di PT Kampung Coklat). Grafting: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 14(2), 69–79. https://doi.org/10.35457/grafting.v14i2.3678
Suwanto, A. A., & Mindhayani, I. (2025). Analisis beban kerja bagian proses produksi dengan metode Full Time Equivalent (FTE). JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri, 12(1), 59–66. https://doi.org/10.24853/jisi.12.1.59-66
Taufan, S., Rahmawati, R., Mujiyono, M., & Iskandar, D. A. (2023). Workload analysis with the Full Time Equivalent method approach to determine workforce required. Jurnal STEI Ekonomi, 32(2), 211–222. https://doi.org/10.36406/jemi.v32i02.1371
Wibisono, M. H., & Herwanto, D. (2023). Analisis beban kerja pada karyawan Divisi Produksi PT Empat Perdana Carton dengan metode Full Time Equivalent (FTE). Jurnal Serambi Engineering, 8(2), 5135–5141. https://doi.org/10.32672/jse.v8i2.5473
Widodo, T., Fardiansyah, I., & Sari, S. L. (2022). Analisis beban kerja dengan metode Full Time Equivalent untuk mengoptimalkan kinerja karyawan Cell 31 D1 (Studi kasus PT Panarub Industry). Journal Industrial Manufacturing, 7(1), 35. https://doi.org/10.31000/jim.v7i1.5968
Widyanto, K. A. B., Widharto, Y., & Sari, D. P. (2022). Analisis beban kerja karyawan forklift bagian distribusi pada finished goods warehouse dengan menggunakan metode Work Load Analysis & Work Force Analysis di PT X. Industrial Engineering Online Journal, 11(4), 1–5. https://ejournal3.undip.ac.id/Index.Php/Ieoj/Article/View/35973












