Model Dakwah Melalui Dzikir Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Islam Pada Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Di Kecamatan Tanjung Senang Kota Bandar Lampung
DOI:
https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.830Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan model dakwah yang tidak hanya menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai Islam melalui pembinaan spiritual yang berkelanjutan. Kegiatan dzikir di Majelis Dzikir Hadyu yang berkaitan dengan Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Kecamatan Tanjung Senang Kota Bandar Lampung memiliki karakteristik sebagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin, namun model dakwah yang diterapkan dalam proses tersebut perlu dikaji secara lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis model dakwah melalui dzikir dalam menanamkan nilai-nilai Islam pada Jam’iyyah Ruqyah Aswaja di Kecamatan Tanjung Senang Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dakwah melalui dzikir mencerminkan dakwah fi’ah yang didukung dakwah fardiyah dalam menjangkau jamaah. Proses dakwah dilakukan secara berkelompok dan terpimpin melalui dzikir bersama, bimbingan pembimbing, serta penyampaian tausiyah pada malam Selasa Kliwon. Model tersebut berkontribusi terhadap penanaman nilai tawazun, tawassuth, tasamuh, dan i’tidal, serta mendorong jamaah lebih terbiasa mengingat Allah, menjaga shalat, ucapan dan sikap, serta merasakan ketenangan spiritual.
References
Abdussamad, Z. (2022). Buku Metode Penelitian Kualitatif.
Hasibuan, P. A. (2026). Planning Dakwah Majelis Taklim Darul Iman Dalam Meningkatkan Spiritualitas Jamaah: Darul Iman Islamic Study Group’s Da’wah Planning to Improve the Spirituality of the Congregation. QULUBANA: Jurnal Manajemen Dakwah, 7(1), 16–25.
Munir, M. (2021). Manajemen dakwah. Prenada Media.
Nasution, S. (2025). TAREKAT NAQSYABANDIYAH: Interaksi Spiritual Mursyid Dengan Jamaah. Merdeka Kreasi Group.
Nurdiansyah, L., Febrialdo, R., Hariyadi, A., Wirawan, A., & Munir, M. M. (2026). Aksiologi dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi: Perspektif Etika, Moral, dan Islam dalam Membangun Peradaban Humanis. Jurnal Keilmuan Dan Keislaman, 467–487.
Ramdhani, M. A., Sapdi, R. M., Zain, M., Rochman, A., Azis, I. A., Hayat, B., Bashri, Y., Munir, A., Anam, K., & Iksan, M. (2022). Moderasi beragama berlandaskan nilai-nilai Islam. Cendikia. Kemenag. Go. Id (Nd), Accessed March, 29.
Rifa’i, A., Saputra, H., & Admizal, I. (2020). Pemahaman Terhadap Ayat-Ayat Dzikir dan Implementasinya Pada Jamaah di Desa Air Meles Bawah (Study Living Qur’an). IAIN Curup.
Salam, M. (2025). Strategi Penanaman Nilai Aswaja An-Nahdliyah. CV Jejak (Jejak Publisher).
Sulistiyo, U. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. PT Salim Media Indonesia.
Wahyuni, R. (2025). Implikasi dzikir dan doa dalam kehidupan modern (Studi analisis pemikiran M. Quraish Shihab). Universitas Islam Negeri Datokarama Palu.












