Analisis Faktor Penyebab Pekerjaan Tambah Kurang pada Proyek Pembangunan Warehouse dan Office PT PENTAGON LOGISTICS Balikpapan

Authors

  • Muhamad Rafli Hidayat Universitas Balikpapan
  • Gunaedy Utomo Universitas Balikpapan
  • Irna Hendriyani Universitas Balikpapan

DOI:

https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.865

Keywords:

Pekerjaan Tambah Kurang, Proyek Konstruksi, Faktor Penyebab, Software SPSS, Manajemen Proyek, Statistik Deskriptif

Abstract

Pekerjaan tambah kurang merupakan perubahan ruang lingkup pekerjaan yang sering terjadi pada proyek konstruksi dan dapat memengaruhi biaya, waktu, serta mutu pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab, dampak, dan strategi pengendalian pekerjaan tambah kurang pada Proyek Pembangunan Warehouse dan Office PT Pentagon Logistics Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 25 responden yang terlibat dalam pelaksanaan proyek. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dengan bantuan Microsoft Excel dan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor perencanaan merupakan faktor penyebab yang paling dominan terjadinya pekerjaan tambah kurang dengan persentase sebesar 25,52%, diikuti faktor kontraktor sebesar 24,99%, faktor pihak pemilik proyek sebesar 24,74%, dan faktor eksternal sebesar 24,74%. Dampak yang paling dominan adalah penurunan kinerja proyek secara keseluruhan apabila perubahan pekerjaan tidak dikelola dengan baik dengan persentase sebesar 10,78%. Strategi pengendalian yang paling efektif adalah meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar pihak yang terlibat dalam proyek dengan persentase sebesar 11,76%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor perencanaan merupakan penyebab utama terjadinya pekerjaan tambah kurang, sehingga diperlukan perencanaan yang matang, komunikasi yang efektif, dan pengendalian perubahan yang sistematis untuk meminimalkan pekerjaan tambah kurang pada proyek konstruksi.

References

Arif, R., Yochanan, E., Samanlangi, A. I., & Purnomo, H. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. CV Saba Jaya Publishr.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hermawan, I. P. G. H., Budiadi, I. M., & Yuliana, N. P. I. (2022). Analisis Penyebab Pekerjaan Tambah Kurang (Change Order) dan Dampaknya terhadap Biaya dan Waktu (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Kantor Desa, Bumdes dan Wantilan di Kedundung). Jurnal Teknik Sipil.

Hwang, B. G., & Low, L. K. (2012). Construction Project Change Management in Singapore: Status, Importance and Impact. International Journal of Project Management, 30(7), 817–826.

Iobs, C. W. (2015). Impact of Change Orders on Construction Productivity. Journal of Construction Engineering and Management, 141(9), 1219–1223.

Palilati Putri Mifidyah. (2023). Analisa Faktor Penyebab Tambah Kurang Pekerjaan Terhadap Pelaksanaan Proyek Konstruksi. Jurnal Simetrik, 13(2), 1.

Putra, R., Lubis, F., & Apriani, W. (2022). Analisis Faktor Penyebab Pekerjaan Tambah Kurang Bagi Penyedia Jasa Kontruksi Pekanbaru. SENKIM: Seminar Nasional Karya Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 118–123.

Sanaky, M. M., Saleh, L. M., & Titaley, H. D. (2021). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Pada Proyek Pembangunan Gedung Asrama MAN 1 Tulehu Maluku Tengah. Jurnal Simetrik, 11(1), 432–439.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sun, M., & Meng, X. (2009). Taxonomy for Change Causes and Effects in Construction Projects. International Journal of Project Management, 27(6), 560–572.

Downloads

Published

2026-10-12

How to Cite

Hidayat, M. R., Utomo, G., & Hendriyani, I. (2026). Analisis Faktor Penyebab Pekerjaan Tambah Kurang pada Proyek Pembangunan Warehouse dan Office PT PENTAGON LOGISTICS Balikpapan. Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge, 3(4), 3494–3507. https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.865

Issue

Section

Articles