Pengaruh Pengungkapan Lingkungan Dan Frekuensi Rapat Komite Audit Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Subsektor Perkebunan Kelapa Sawit Periode 2021-2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.872Keywords:
Pengungkapan Lingkungan, Frekuensi Rapat Komite Audit, Kinerja Keuangan, ROAAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengungkapan lingkungan dan frekuensi rapat komite audit terhadap kinerja keuangan perusahaan subsektor perkebunan kelapa sawit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan keuangan. Sampel dipilih melalui purposive sampling. Dari 28 perusahaan dalam populasi, delapan perusahaan memenuhi kriteria, dengan 37 observasi digunakan setelah tiga data pencilan dikeluarkan. Pengungkapan lingkungan diukur melalui indeks pengungkapan berbasis indikator Global Reporting Initiative, frekuensi rapat komite audit dihitung berdasarkan jumlah rapat, sedangkan kinerja keuangan diukur menggunakan Return On Assets. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil menunjukkan bahwa pengungkapan lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan (t = −1,155; p = 0,256). Frekuensi rapat komite audit berpengaruh negatif dan signifikan (t = −3,807; p < 0,001). Kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan (F = 8,206; p = 0,001), dengan Adjusted R² sebesar 0,286. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas pengungkapan lingkungan belum terkait langsung dengan profitabilitas dalam sampel, sedangkan frekuensi rapat perlu dinilai bersama kualitas pengawasan dan tindak lanjutnya.
References
Abdullah, K., Jannah, M., Aiman, U., Hasda, S., Fadilla, Z., Taqwin, Mastita, Ardiawan, K. N., & Sari, M. E. (2021). Metodologi Penelitian kuantitatif. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Cahyawati, N. E., & Azizah, A. (2024). An effect of environmental disclosure on financial performance of manufacturing companies in Indonesia and Singapore. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 28(1), 76–87.
Febriyanti, W. A., Utari, S. F., & Maharani, N. A. P. (2025). Kinerja lingkungan dan komite audit terhadap kinerja keuangan. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Teknologi Informasi Akuntansi, 6(2), 500–509.
Handayani, V. A., Reza, W., & Mehmood, S. (2023). Finding the best model in nonlinear regression: Using the coefficient of determination. Jurnal Varian, 7(1), 67–76.
Muzaki, M., & Husnaini, W. (2025). Pengaruh pengungkapan informasi lingkungan, kinerja lingkungan, dan komite audit terhadap kinerja keuangan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 10(4), 411–429.
Paramita, R. W. D., Rizal, N., & Sulistyan, R. B. (2021). Metode Penelitian kuantitatif (Edisi ke-3). Widyagama Press.
Putri, C. A., & Sofie, S. (2023). Pengaruh komite audit, audit internal, dewan komisaris independen terhadap kinerja keuangan BUMN. Jurnal Ilmiah dan Karya Mahasiswa, 1(5), 98–107.
Sahir, S. H. (2022). Metodologi Penelitian. Penerbit KBM Indonesia.
Sifananda, M. A., Kusbandiyah, A., Fakhruddin, I., & Winarni, D. (2024). Pengaruh ukuran dewan komisaris, komite audit, kepemilikan manajerial, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan. Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi, 9(1), 24–42.
Sujatmiko, D. B., Difinubun, Y., & Munzir. (2024). Pengungkapan lingkungan, sosial, dan tata kelola terhadap kinerja perusahaan perbankan Indonesia diproksikan dengan profitabilitas. Financial & Accounting Indonesian Research, 4(2), 145–155.
Syahputra, M. D. H., Anshari, R., & Pribadi, M. I. (2025). Dampak keahlian komite audit dan frekuensi rapat komite audit terhadap kualitas pelaporan keuangan di sektor infrastruktur. Jurnal Ikraith-Ekonomika, 8(2), 624–632.












