LOVE LANGUAGE DALAM PERSPEKTIF MU’ASYARAH BIL MA’RUF: TELAAH QS. AN-NISA AYAT 9 DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM

Authors

  • Dinda Amalia Wulandari1 Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Arisman Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

DOI:

https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.894

Keywords:

love language, mu’asyarah bil ma’ruf, QS. An-Nisa ayat 9, Kompilasi Hukum Islam, keluarga sakinah

Abstract

Pemenuhan kebutuhan emosional pasangan suami istri kerap luput dari diskursus hukum keluarga Islam yang cenderung menitikberatkan hak dan kewajiban formal. Artikel ini mengkaji konsep love language (bahasa cinta) dari perspektif mu’asyarah bil ma’ruf dengan menelaah QS. An-Nisa ayat 9 dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik dan yuridis normatif. Hasil telaah menunjukkan bahwa lima bentuk love language dapat dibaca sebagai wujud operasional mu’asyarah bil ma’ruf yang bersifat timbal balik; QS. An-Nisa ayat 9 memberi landasan etika tutur kata (qaulan sadidan) dan tanggung jawab antargenerasi dalam keluarga, sedangkan Pasal 77–83 KHI menetapkan batas normatif berupa kewajiban saling mencintai, menghormati, dan memberi bantuan lahir batin. Love language karenanya layak diposisikan sebagai sarana (wasilah) menuju keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah, bukan sebagai alat menuntut secara sepihak.

References

“Kompilasi Hukum Islam: Buku I Hukum Perkawinan,” no. 22 (2001): 43.

Az-Zuhaili, Wahbah. TAFSIR AL-MUNIR: Aqidah, Syariah, Manhaj, Jilid 2. GEMA INSANI: Jakarta, 2013.

Dwi Arini Zubaidah. “Urgensitas Tindakan Resiprokal Dalam Pemahaman Love Language Pasangan; Upaya Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga (Perspektif Hukum Islam).” Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam 5, no. 01 (2023): 231–50. https://doi.org/10.33367/legitima.v5i01.3578.

Farkhan, Muhammad. “Konsep Mu’āsyarạh Bil Ma’rūf Perspektif Al-Qur’an Surat An-Nisa’ Ayat 19.” Al-Inṣāf : Journal Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyyah 1, no. 2 (2022): 1–17.

Ismi, Lathifatul Hilmi. “Mu’asyaroh Bil Ma’ruf Sebagai Asas Perkawinan.” Misykat Al-Anwar Jurnal Kajian Islam Dan Masyarakat 06, no. 2 (2023). https://jurnal.umj.ac.id/index.php/MaA16/index.

Mubarak, Agung. “Penafsiran QS. An- Nisa ’ Ayat 19 ( Analis Fenomena Marital Rape Perspektif Qiraah Mubadalah).” Skripsi, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, 2024.

Najuba, Hilyatun, and Heri Khoiruddin. “Kaderisasi Dalam Al-Qur’an (Studi Kata Dhi’afa Pada Surat An-Nisa Ayat 9).” Jurnal Pendidikan Indonesia (JOUPI) 1, no. 4 (2023): 183–94.

Ninda Dwi Anggraeni, Fauziyah Putri Melinda. “Komunikasi ‘Love Language’ Dalam Ketahanan Keluarga Perspektif Hukum Islam.” MAQOSID:Jurnal Studi Hukum Islam 13, no. 2 (2024): 63–75.

Oktaviyani, Nadila, Sobar Al Ghazal, and Eko Surbiantoro. “Implementasi Pendidikan Dari Q.S An-Nisa Ayat 9 Tentang Quranic Parenting Terhadap Qaulan Sadidan.” Bandung Conference Series: Islamic Education 2, no. 2 (2022): 395–400. https://doi.org/10.29313/bcsied.v2i2.3547.

Romdon, Muhammad Rizqi. “Tafsir Mauḍu’i Sebagai Pendekatan Penelitian Kualitatif (Teori Dan Aplikasi).” Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies 2, no. 1 (2025): 12–28. https://doi.org/10.54213/alwajih.v2i1.634.

Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah Pesan, Kesan Dan Keserasian Al-Qur’an Jilid 2, Jakarta: Lentera Hati, 2002.

SN, Lintang Kummala Ahmad. “Pendidikan Keluarga Dalam Pasal 77-80 Kompilasi Hukum Islam (KHI) Perspektif Qira’ah Mubadalah.” Kartika: Jurnal Studi Keislaman 5, no. 3 (2025): 2058–69.

Downloads

Published

2026-10-12

How to Cite

Dinda Amalia Wulandari1, & Arisman. (2026). LOVE LANGUAGE DALAM PERSPEKTIF MU’ASYARAH BIL MA’RUF: TELAAH QS. AN-NISA AYAT 9 DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM. Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge, 3(4), 3380–3392. https://doi.org/10.31004/ijisk.v3i4.894

Issue

Section

Articles